Rabu, 05 Desember 2012

AIDA


Iklan atau advertising ialah salah satu unsur penting untuk meningkatkan peforma bisnis. Tapi sayangnya banyak pebisnis kecil yang meluncurkan iklan sampah. Kenapa “sampah”?. Jelas aja, sekarang orang menemui iklan bertebaran dimana-mana, dan dari berbagai macam media. Setiap hari kita dibombardir tawaran-tawaran dari berbagai bisnis. Nah, jika iklan kita tidak menarik, maka itu jadi informasi sampah yang diacuhkan orang. Alhasil, kita sudah keluar biaya untuk iklan tapi iklan itu tidak efektif, sehingga program pun terancam gagal.
Mungkin banyak pebisnis melakukan iklan dengan misi hanya untuk ‘exposure’ dengan kata lain asal produk/mereknya muncul atau dikenal di masyarakat/target market. Sebenernya inti beriklan bukanlah itu. Menjadi terkenal memang hal yang penting, tapi banyak tools lain cocok untuk melakukannya, seperti Strategi Public Relation 
Tujuan dari iklan itu hanya satu, yaitu mengajak/mempengaruhi orang untuk melakukan sesuatu. Biasanya untuk membeli sesuatu, mendaftar sesuatu, atau untuk berlangganan. Dengan demikian pengenalan merek atau produk belum cukup untuk membuat orang melakukan apa yang kita inginkan. Kalau anda bukan konsultan marketing, perhatikan baik-baik konsep ini, yaitu A.I.D.A (Attention-Interest-Desire-Action).
Cara Menggunakan A.I.D.A
1. Attention/Attract/Awareness
Buat pernyataan yang menangkap perhatian orang. Bikin kata atau gambar yang powerful yang bisa menarik perhatian hingga orang berhenti dan memperhatikan isi pesan berikutnya. Caranya ada dua yaitu melalui Masalah (yang akan kita berikan solusinya) atau melaluiHarapan (yang akan kita berikan jalannya).
Anda hanya perlu membayangkan apa yang ada di dalam hati pembaca Anda. Apa problem yang mereka miliki?. Apa harapan mereka? Lalu, buatlah pernyataan yang mengejutkan, bisa dengan bentuk pertanyaan atau menawarkan solusi, memberikan jalan, dan menunjukkan cara mencapai impian mereka. Fokuslah pada diri pembaca Anda. Sebagai contoh, “Seberapa efektif iklan Anda?” itu lebih menarik daripada “Seminar strategi iklan”
2. Interest
Kebanyakan iklan yang buruk melalaikan tahap ini. Di tahap inilah target bersedia memberikan waktunya untuk membaca pesan kita lebih detail. Bangun minat pembaca dengan memberikan janji solusi atas masalah atau harapan mereka. Cara yang baik ialah dengan menjelaskan Fitur dan Benefit. Jangan hanya memberikan fakta dan fitur saja, dan merasa pembaca akan berpikir sendiri benefit yang akan didapat. Jelaskan sejelas-jelasnya benefitnya untuk meningkatkan interest mereka. Jadi, bukan hanya berkata, “Kami akan mengajarkan Anda skill dalam menjual”, tapi jabarkan apa isinya “Anda akan belajar cara meningkatkan omset anda sampai 10 kali lipat, teknik menulis iklan yang dijamin meningkatkan omset, ….dsb
3. Desire
Langkah ini untuk membuktikan bahwa kita memberikan solusi yang tepat. Ingat, orang bisa tertarik secara emosional tapi kemudian mereka membenarkan dengan logika. So, cara yang efektif ialah dengan memberikan Data Statistik atau Testimoni dari pelanggan atau orang yang terpandang. Saat ini Anda belum cukup hanya berkata bahwa, contoh, “Ini buku bestseller!”, tapi pembaca akan tertarik jika Anda menyatakan “Ini buku bestseller dan sudah cetakan kelima dalam 6 bulan!
4. Action
Akhirnya, jelaskan langkah apa yang Anda inginkan untuk pembaca lakukan. Bimbing mereka. Mereka hanya akan bertindak jika Anda menjelaskan langkah-langkahnya dan kadang juga perlu diberitahu harga untuk tindakan itu. Berbagai contoh: “Telepon sekarang:…”, “Kunjungi….”, “Dapatkan di….”, “Pesan sekarang…”. Selain itu berikan juga batasan agar pembaca melakukannya secepat mungkin misal “Untuk 50 pembeli pertama”, atau “Berlaku sampai tanggal ….”.
http://rhanu.web.id/membuat-iklan-efektif-dengan-konsep-aida/

Pembelian atau Belanja Online

Pembelian / Belanja online adalah hal yang sudah tidak asing lagi didengar oleh telinga. Namun masih ada saja beberapa atau sebagian orang yang tidak mengerti mengenai belanja online. Belanja online  adalah salah satu sistem jual beli yang dilakukan dengan menggunakan internet sebagai medianya.
Jika pada dunia nyata atau sistem belanja yang dilakukan secara konvensional menggunakan toko atau pasar sebagai sarana dan tempat untuk berjualan, maka jual beli online menggunakan internet sebagai penghubungnya dan situs sebagai pasarnya.
Tanpa adanya internet yang digunakan oleh seseorang maka transaksi jual beli atau belanja dengan sistem online tidak akan bisa dilakukan. Hal tersebut disebabkan karena antara penjual dan pembeli sama-sama tidak ketemu. Padahal salah satu cara untuk bertemu adalah dengan adanya internet.
Ada internet saja juga belum bisa dilakukan sebuah jual beli secara online. Harus ada sebuah pasar atau toko yang menaungi transaksi tersebut.  Seperti transaksi jual beli yang ada pada dunia nyata yang dilakukan secara konvensional yang selalu membutuhkan toko agar telihat sebagai orang yang berjualan.
Hal tersebut juga berlaku pada jual beli secara online. Orang harus tahu bahwa kita sedang berjualan yang ada di internet. Agar orang tahu bahwa kita sedang berjualan makanya berdirilah sebuah toko. Jika itu merupakan jual beli secara nyata sedangkan secara online maka tokonya adalah sebuah situs atau web.
Dalam situs ini tersedia atau menyediakan berbagai barang kebutuhan yang dibutuhkan oleh pembeli yang ingin membeli barang yang ada di situs tersebut. Jika sudah menemukan yang cocok maka biasanya pembeli akan langsung menghubungi penjual untuk melakukan transaksi dan jual beli secara online pun terjadi.

Cara Belanja Online

Cara yang dilakukan dalam jual beli online pada prinsipnya hampir sama seperti yang dilakukan dalam jual beli yang konvensional. Cara tersebut adalah memilih barang yang akan dibeli, lakukan penawaran terhadap barang tersebut, bayar, dan selanjutnya adalah membawa pulang barang yang dibeli.
Prinsip tersebut hampir sama dilakukan dalam jual beli yang dilakukan secara online. Namun ada beberapa hal yang dilakukan tidak seperti yang ada di dunia nyata, seperti yang terjadi pada jual beli konvensional.
Pertama yang harus dilakukan ketika hendak melakukan jual beli atau belanja secara online adalah mengunjungi situs jual beli. Disarankan untuk mengunjungi situs yang sudah memiliki nama atau terkenal. Dengan demikian maka kita akan terhindar dari adanya penipuan.
Beberapa situs yang bisa dikunjungi untuk melakukan belanja secara online adalah toko bagus, berniaga, dan forum jual beli yang ada di kaskus. Semuanya situs tersebut merupakan situs penyedia yang dibuka secara umum bagi mereka yang ingin menjual baragnya secara online.
Jika anda masuk atau berkunjung pada situs seperti yang disebut tadi maka anda juga perlu sedikit berhati-hati agar tidak terjerebak ke dalam lubang penipuan. Banyak sekali cara yang dilakukan oleh penipu untuk menjebak konsumennya. Namun jika anda berkunjung ke situs yang memang sudah memiliki nama sebagai penjual maka anda bisa bernapas dengan lega.
Hal tersebut dikarenakan minimnya akan penipuan yang kemungkinan akan dilakukan oleh pemilik situs tersebut. Langkah selanjutnya setelah berkunjung ke situs jual beli adalah menentukan atau mencari barang yang hendak dibeli.
Jika sudah ketemu dengan barang yang ingin dibeli maka anda bisa menghubungi pemilik dari situs yang berjualan barang secara online tersebut. Kalau harga sudah cocok maka selanjutnya adalah proses pengiriman.
Tentunya ini yang biasanya menjadi pertanyaan beberapa orang yang tidak sebegitu paham akan teknologi internet atau sistem jual beli yang dilakukan secara online. Meskipun penjual dan pembeli tidak pernah ketemu secara langsung tetapi keduanya bisa dikatakan bertemu karena telah terjadi percapapan antar keduanya yakni pembeli dan pejual. Keduanya sudah bersepakan tentang barang yang akan dijual dan harga yang diberikan.
Jika sudah cocok dengan harga, maka pembeli tinggal menunggu barang yang dibeli tersebut sampai pada alamat yang ditujukan. Begitulah proses jual beli atau belanja yang dilakukan secara online.

Tips Belanja Online

Jika Anda sudah termasuk kecanduan belanja secara online dan selama ini tidak menemui masalah, bukan berarti di kemudian hari tidak akan menghadapi sisi buruk dari sistem ini. Ada banyak risiko yang sepatutnya selalu diantisipasi setelah memesan, bahkan mentransfer uang. Mungkin uang yang Anda transfer tidak seberapa, tetapi coba saja jika misalnya ada 10 orang di luar sana yang mengalami nasib sama seperti Anda?
Untuk itu, ada beberapa tips penting ketika berbelanja online, agar Anda tidak dirugikan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
  • Pastikan situs/web/akun Facebook yang digunakan si penjual benar-benar tepercaya. Sempatkan untuk membaca latar belakang toko tersebut, baca pula testimonial orang yang pernah berbelanja di toko tersebut. Jika Anda ragu, sebaiknya jangan belanja di toko tersebut. Carilah situs lain yang memang memiliki komentar yang baik-baik saja.
  • Pastikan ada pegawai yang selalu online. Jika perlu, ajaklah berkomunikasi tentang barang yang sedang dicari. Jika pegawai yang melayani terlalu cuek, tinggalkan saja. Pembeli adalah raja, bukan? Tapi semuanya kembali pada diri kita masing-masing apakah tetap berbelanja di toko tersebut atau pergi begitu saja.
  • Lihat katalog barang toko tersebut. Jika harga tidak dicantumkan sama sekali, Anda punya hak untuk menanyakannya. Faktor yang mempermudah proses belanja online adalah mudahnya calon pembeli untuk mengetahui harga sebuah barang, termasuk potongan harga jika ada. 
  • Survei ke beberapa toko online yang menjual barang yang Anda inginkan. Hitung pula jumlah ongkos kirim yang harus Anda tanggung. Ini dilakukan agar transaksi jual beli yang dilakukan secara online tetap dapat untung. Dan seandainya anda sebagai pembeli maka anda juga tidak akan merugi.
  • Jangan memberikan informasi penting kepada penjual, seperti nomor PIN ATM Anda, password email, dan sebagainya.  Jika penjual memintanya maka sudah bisa dipastikan bahwa dia adalah penipu yang mencoba memeras anda.
  • Pastikan toko tersebut memberikan garansi atas barang yang rusak ketika baru sampai di tangan pembeli. Garansi adalah sebagai jaminan karena barang tersebut diantar dengan lokasi yang tidak dekat sehingga dimungkinkan akan terjadi suatu kerusakan selama pengiriman.
  • Simpan bukti transaksi jika di kemudian hari barang tidak pernah sampai ke tangan Anda. Ini akan anda jadikan sebagai bukti bahwa telah terjadi transaksi jual beli tetapi barang belum datang. Dengan demikian anda bisa melakukan komplain atas masalah tersebut.
  • Jika Anda mentransfer uang melalui internet banking, pastikan setelah itu Anda logout. Terlebih, jika menggunakan fasilitas komputer umum atau kantor. Ini dilakukan agar kerahasiaan akan akun anda dapat terjaga. Dikhawatirkan jika sampai bocor maka saldo rekening anda bisa menjadi sangat tipis.
Demikianlah sedikit pengetahuan seputar belanja online. Semoga memberikan manfaat bagi kita semua dan kita mampu terhindar dari bahaya penipuan yang selama ini meresahkan dunia maya.

http://www.anneahira.com/pengertian-belanja-online.htm



Eksekutif muda

Eksekutif adalah semua karyawan yang karena ilmu atau jabatannya mampu memberikan kinerja atau output yang positif bagi organisasi. Artinya, Eksekutif tidak terbatas pada jabatan Direksi atau Manajer saja


mereka yang karena ilmu atau jabatannya mampu memberikan kinerja atau output yang positif bagi organisasi.
Menjadi seorang eksekutif muda itu dambaan banyak orang, yaitu sukses diumur semuda mungkin. Semua orang bisa menjadi eksekutif sukses di bidangnya , asalkan berkomitmen ya. Karna anak muda jaman sekarang banyak yang masih belum mengerti apa arti dari kata “menjadi sukses”.


Pengertian Ceruk Pasar


Ceruk pasar (Niche Market) dipahami sebagai segmen pasar yang spesifik, dengan kata lain kita memasarkan barang/jasa untuk di jual kepada sebuah golongan konsumen yang sudah kita tetapkan/menentukan target market dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan.

Di dalam niche market anda harus tahu segala sesuatu tentang produk yang akan dipasarkan, misalnya dengan melakukan riset. Anda harus tahu percis apa yang akan anda lakukan untuk sebuah produk sesuai dengan keunungan yang anda dapatkan. Lebih baik anda sudah pernah mencoba dan menggunakan produk yang akan anda pasarkan karena hal itu dapat membantu anda untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan dari produk tersebut. Salah satu keuntungan memilih niche market, anda hanya akan berfokus pada satu item produk yang anda pasarkan saja, sehingga anda akan lebih mudah untuk melayani pembeli.


http://fistiafanni.blogspot.com/2012/11/ceruk-pasar-niche-market.html

Window Shopping


Merupakan suatu kegiatan ‘browsing’ tanpa berniat untuk membeli , hanya sebagai kegiatan rekreasi atau untuk merencanakan pembelian kemudian hari.
Window shooping rata-rata sangat digemari oleh sebagian kaum wanita. Kegiatan cuci mata ini mampu membangun mood juga loh. Kegiatan yang hanya dari melihat-lihat produk , mengecek harganya , mengecek discount-discount yang tertera , lalu sampai akhirnya timbul rencana untuk datang kembali dikemudian hari.
Sasaran yang pas untuk window shooping adalah dipusat perbelanjaan

IMPULSE BUYING


Impulse Buying itu pembelian tanpa rencana dimana kita ngga punya niatan sebelumnya buat beli suatu barang. Barang-barang yang dibeli pun termasuk ke dalam kategori produk Low Involvement.
Biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu :
* Display produk yang menarik mata
* Timbulnya hasrat untuk mencoba produk baru tersebut
* Terbujuk rayuan promosi produk dari SPG atau SPB
* Adanya iming-iming hadiah atau discount menarik dari produk
* Pengaruh dari iklan

Perilaku konsumen

Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarianpemilihanpembelianpenggunaan, serta pengevaluasian produkdan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.